Melirik Peluang Usaha Jual Karpet Masjid Lokal

Penggunaan karpet sebagai penutup lantai bukan lagi hal yang aneh. Terlebih lagi pemandangan tersebut sering dilihat pada masjid maupun mushola. Jual karpet masjid lokal bisa menjadi salah satu pilihan usaha yang cukup menjanjikan. Apabila dikelola dengan tepat bisnis ini dapat menghasilkan keuntungan berlipat.

Alasan Usaha Jual Karpet Masjid adalah Kesempatan Emas

Karpet sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Terlebih bagi umat muslim, melaksanakan sholat berjamaah di masjid akan menambah keutamaan ibadah itu sendiri. Karpet masjid berkualitas sangat diperlukan untuk memberi kenyamanan pada jamaah.

Sayangnya, untuk mendapatkan karpet kualitas terbaik biasanya didatangkan dari luar negeri atau impor. Untuk itu produksi karpet lokal semakin digenjot, sehingga orang mulai jual karpet masjid buatan dalam negeri. Berikut alasan membuka usaha karpet masjid merupakan pilihan tepat.

1. Rumah yang Dilengkapi Mushola

Karena aktifitas yang padat terkadang membuat orang terlambat pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah. Agar tetap bisa menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman, banyak pemilik rumah yang sengaja menyediakan ruangan untuk ibadah.

Ruangan ini disebut dengan mushola dalam rumah. Biasanya, mushola di dalam rumah tidak terlalu besar. Tak hanya sholat, seluruh anggota keluarga juga bisa mengaji di mushola kecil ini. Maka dari itu, banyak keluarga yang mencari karpet sajadah yang nyaman.

2. Jumlah Penduduk Semakin Padat

Jumlah penduduk di Indonesia semakin bertambah. Pertambahan jumlah penduduk menyebabkan masjid di tempat tertentu tidak muat menampung banyaknya jamaah. Sehingga masjid baru didirikan agar jamaah dapat melaksanakan kegiatan ibadah dengan nyaman. Tersebarnya masjid dan mushola di berbagai daerah dapat menjadi target pasar yang menguntungkan.

3. Kenyamanan Bagi Muslim yang Bepergian

Masyarakat modern dituntut untuk bergerak cepat dan tanggap. Pada beberapa jenis pekerjaan bahkan perlu dikerjakan dengan berpindah tempat. Hal tersebut berimbang dengan kebutuhan masyarakat terhadap rekreasi. Banyak tempat wisata yang telah berkembang dan layak dikunjungi saat liburan.

Waktu bepergian untuk tujuan bekerja atau liburan inilah sering membuat masyarakat menjalankan sholat lima waktu di luar rumah. Akan tetapi, sekarang umat muslim tidak perlu takut ketinggalan waktu sholat karena banyak masjid dan mushola yang berdiri.

Jamaah dapat singgah sebentar di masjid sambil beristirahat setelah perjalanan yang melelahkan. Untuk itu, pengurus masjid menyediakan karpet sebagai alas. Selain itu, karpet juga berfungsi sebagai pengganti sajadah. Sehingga jamaah tidak khawatir dengan kotoran.

4. Harga yang Lebih Terjangkau

Karpet masjid buatan pabrik lokal ditawarkan dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan karpet impor. Meski kualitas yang diberikan tidak sebaik produk impor, tapi kenyamanan karpet lokal tidak bisa diragukan. Terdapat berbagai pilihan karpet sesuai dengan tingkat kualitas. Pastinya, bisa disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Ini yang menjadi penyebab karpet masjid produksi pabrik lokal patut diperhitungkan.

Persiapan Sebelum Mendirikan Usaha Jual Karpet Masjid

Peluang usaha menjual berbagai jenis karpet memang terbuka lebar. Kesempatan tidak datang dua kali, begitu terlihat celah harus segera bertindak agar dapat berjalan lancar. Meski mendatangkan omset yang menggiurkan, mendirikan usaha karpet masjid bukan perkara mudah. Perlu persiapan yang matang agar bisnis tidak cepat gulung tikar.

1. Menyiapkan Modal

Hal yang menjadi masalah besar pada usaha jual karpet masjid lokal ini adalah modal. Diperlukan modal yang cukup besar untuk memulai bisnis karpet ini. Penjual perlu memperhitungkan biaya sewa toko dan upah karyawan. Apabila modal masih sedikit, bisa mulai dengan menjadi marketer. Pada tahap awal, marketer dapat memberikan jasa memasarkan produk kepada pelanggan dengan pemberian upah tertentu. Dari pekerjaan ini, bisa mendapatkan pangsa pasar lebih cepat ketika modal sudah terkumpul.

2. Mencari Supplier yang Terpercaya

Ada baiknya sebelum resmi membuka usaha penjualan karpet untuk masjid, melakukan survei supplier terlebih dahulu. Penjual perlu mendapatkan karpet berkualitas dari supplier terpercaya. Pastikan mendapat karpet langsung dari pabrik atau supplier tangan pertama karena harga lebih murah. Sehingga harga jual karpet di toko bisa bersaing. Sebuah distributor resmi biasanya memiliki kantor pusat yang berada di kota-kota besar.

3. Cara Berjualan Karpet Masjid Lokal

Cara berjualan menentukan pendapatan yang diperoleh. Untuk memaksimalkan hal tersebut, maka diperlukan cara berjualan yang efektif. Di samping memiliki toko offline, penjual perlu menerapkan sistem penjualan online yang saat ini digemari oleh pelanggan. Dengan online, penjual dapat menjangkau pasar yang lebih luas hingga ke luar kota.

4. Strategi Memenangkan Persaingan Bisnis

Membuka usaha jual beli karpet masjid lokal bukan berarti bisa dikelola sesuka hati. Penjual perlu menyadari persaingan bisnis di hadapannya. Ini karena toko karpet tidak hanya ada satu. Untuk memenangkan persaingan bisnis ini, penjual perlu menentukan strategi yang jitu.

  • Mengetahui Pesaing

Dengan mengetahui siapa saja pesaing yang muncul di antara lini usaha karpet masjid, maka semakin mudah mengetahui kelemahan dan kelebihannya. Hal ini juga bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan. Kelebihan yang dimiliki pesaing bisa dikembangkan dengan cara yang berbeda agar toko sendiri memiliki identitas di mata pelanggan. Jangan sampai malah menjatuhkan pesaing karena dapat mematikan usaha orang lain. Pastikan selalu bersikap sopan.

  • Pemasaran yang Jitu

Agar dikenal masyarakat, penjual perlu menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Strategi pemasaran merupakan aspek utama dalam menjalankan bisnis bidang apapun. Penjual harus perlu memahami target pasar agar karpet yang terjual tepat sasaran. Karena menjual karpet sajadah masjid, maka target utama adalah pengurus masjid, mushola atau rumah yang memiliki mushola kecil.

  • Memperluas Target Pasaran

Jangan puas dengan pelanggan yang itu-itu saja. Rasa puas di awal akan menyebabkan toko sepi pelanggan. Target pasaran perlu lebih diperluas agar jumlah pelanggan meningkat, sehingga pendapatan naik. Setalah menguasai pasar lama, penjual perlu memikirkan kembali untuk membuat target pasar yang baru.

5. Pelayanan

Model pelayanan toko sangat penting untuk dipikirkan. Tingkat kepuasan pelanggan yang pertama dipengaruhi oleh layanan yang diberikan. Terutama bila memilih untuk merekrut pekerja, pemilik toko perlu mengajarkan bagaimana cara melayani pelanggan dengan benar. Pelayanan yang baik dan ramah dapat meningkatkan jumlah penghasilan. Pelanggan yang merasa dihargai dan dilayani dengan baik tidak segan untuk membeli karpet masjid kembali di toko yang sama.

6. Pemilihan Ekspedisi

Baik berjualan secara offline maupun online, penjual perlu memikirkan ekspedisi. Karena bisa saja yang membeli karpet masjid berasal dari luar kota, sehingga memerlukan jasa pengiriman barang.

Melakukan riset terhadap ekspedisi dapat memberi gambaran kinerja dari jasa ekspedisi tersebut. Selain itu juga dapat mengetahui kisaran biaya ongkos kirim dan tarif untuk berat karpet per meter atau gulungan. Berbeda ekspedisi, tentu berbeda pula dari segi tarif dan aturan pengiriman barang.

Membuka usaha jual karpet masjid lokal hanya akan menguntungkan jika mau mengelola dengan benar. Selain meraih keuntungan dunia, bisnis karpet masjid juga merupakan ibadah yang dapat menambah pahala. Ini karena ikut menyediakan sarana yang nyaman bagi muslim lain untuk melaksanakan ibadah.