Contoh Teks Moderator

Contoh Moderator

Mendadak ditunjuk menjadi moderator itu pasti membuat panas dingin dan bingung hendak membicarakan apa. Sebenarnya menjadi moderator itu tidak begitu sulit, asalkan Anda paham mengenai tema yang dibicarakan. Berikut adalah contoh moderator, teks yang hendak dibacakan saat acara.

Contoh moderator di bawah ini adalah teks moderator yang sederhana dan umumnya digunakan. Pahami tiap katanya dan jika perlu Anda hafalkan pula. Sebab moderator berbeda dengan MC yang masih bisa menggunakan teks ketika membawakan acara.

Berikut adalah contoh teks moderator yang dikutip dari website Academic Indonesia:  

Contoh Teks Moderator

1. Teks Moderator Seminar

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Yang saya hormati hadirin yang berkenan hadir di acara seminar nasional dengan tema“Islam dan Nasionalisme”. Sebelum saya membawakan acara diskusi ini, ijinkan saya membacakan CV kedua narasumber yang akan membawakan materi pada siang ini.

(Membacakan CV narasumber)

Hadirin yang berbahagia, sebelum memasuki sesi diskusi izinkan saya menceritakan sedikit topik yang akan kita bicarakan di seminar kali ini. Tema yang akan dipaparkan oleh pemateri akan menjelaskan mengenai Santri dan Nasionalisme.

Nasionalisme adalah spiritualitas. Hablum minallah itu hablum minannas,  mencintai tanah air itu riil sebagai pengembangan spiritualitas. Nasionalisme di Barat dimulai dengan atheisme.

Baik, untuk lebih jelasnya saya persilahkan narasumber untuk menyampaikan materinya.

Contoh Moderator

 

2. Teks Moderator Bedah Buku

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Yang saya hormati santriwan santriwati yang berkenan hadir di acara bedah buku “Fiqh Sosial Kiai Sahal”. Saya selaku moderator akan membawakan bedah buku ini, sebelum memasuki sesi bedah buku, izinkan saya membacakan CV penulis dan juga panelis yang akan membedah buku “Fiqh Sosial Kiai Sahal” pada siang ini.

(Membacakan CV narasumber)

Hadirin yang berbahagia, sebelum memasuki sesi bedah buku izinkan saya menceritakan sedikit mengenai isi dari buku yang akan kita bedah siang ini.

Kehadiran Fiqh Sosial adalah untuk mengembalikan makna fiqh pada konteks yang sebenarnya. Apa artinya menjadi alim yang sholih ? Tetapi tidak mau memikirkan teman-teman dan tetangganya yang menderita dan tidak pernah membicarakan alam kita hari ini?

Jangan sampai fiqh mengalami degradasi dan mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Atas dasar kegelisahan itulah yang membuat Kiai Sahal menciptakan fiqh sosial, fiqh yang tidak bisa meninggalkan kemaslahatan ummat, dan sosial sejak awal punya keberpihakan pada manusia,”paparnya.

Kiai Sahal adalah sosok Kiai yang sangat cerdas, adalah suatu tantangan bersama, terkhusus murid-muridnya untuk bagaimana warisan intelektual Kiai Sahal ini dipertahankan.

Baik, untuk lebih jelasnya mengenai isi dari buku Fiqh Sosial ini, mari kita persilahkan penulis dan panelis untuk membedah buku ini.

3. Teks Moderator Simposium

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Yang saya hormati hadirin yang berkenan hadir di acara simposium nasional public relations dengan tema“Persaingan perusahaan di bidang Migas”. Sebelum saya membawakan acara simposium ini, ijinkan saya membacakan CV kedua narasumber yang akan membawakan materi pada siang ini.

(Membacakan CV narasumber)

Hadirin yang berbahagia, sebelum memasuki sesi diskusi izinkan saya menceritakan sedikit topik yang akan saya bicarakan di simposium kali ini. Tema yang akan dipaparkan oleh pemateri akan menjelaskan mengenai “Persaingan perusahaan di bidang Migas”.

Persaingan perusahaan di bidang Migas yang semakin ketat baik regional maupun internasional, maka PT. Pertamina (Persero) terus meningkat kegiatan usahanya dengan memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan.

Sesuai dengan akta pendiriannya, perusahaan perseroan memiliki tujuan yaitu memperjuangkan laba berdasarkan prinsip perseroan yang efektif serta efisien dan memberikan kontribusi dengan mensejahterakan rakyat.

Demi mencapai tujuan tersebut perseroan harus menyelenggarakan usaha Migas beserta hasil olahan dan turunannya, menyelenggarakan usaha di bidang panas bumi termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, mengusahakan dan memasarkan Liquified Natural Gas (LNG), dan menyelenggarakan usaha yang berkaitan dengan perseroan.

Adapun proyek pertama yang pernah diraihnya yaitu perolehan US$ 11 s/d. 11.5 juta dari first oil production, mengurangi kritis, memperoleh US$ 2.5 s/d. 2.8 juta dari LSWR ke RCC, dan memperoleh Rp 3 s/d. 3.5M penghematan dari transportation loss control.

Agar mampu bersaing Untuk meningkatkan perolehan yang pernah diraih, PT. Pertamina (Persero) menggalakkan usahanya yaitu dengan Bersih dari suap, Kompetitif regional maupun internasional, Percaya Diri dalam reformasi BUMN, Fokus Pada Pelanggan dengan pelayanan terbaik, Komersial diiringi bisnis sehat, dan Berkemampuan bekerja profesional.

Dengan diadakannya usaha tersebut, harapannya PT. Pertamina (Persero) mampu bertransformasi menjadi pelopor perusahaan yang menerapkan role model dan berorientasi pada konsumen. Sehingga hasil Migas mampu untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Baik, tanpa banyak bicara maka langsung saja saya persilahkan para pemateri untuk memaparkan acara simposium siang ini.

4. Teks Moderator Diskusi

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Yang saya hormati hadirin yang berkenan hadir di acara diskusi dan kajian muslimah rutinan HSM. Pada kali ini diskusi bertemakan “Fenomena Perempuan Berhijab di Universitas Islam Hidayah (UIH)”.

Sebelum saya membawakan acara simposium ini, ijinkan saya membacakan CV kedua narasumber yang akan membawakan diskusi pada siang ini.

(Membacakan CV narasumber)

Muslimah yang berbahagia, sebelum memasuki sesi diskusi ini ijinkan saya menceritakan sedikit topik yang akan saya bicarakan di acara diskusi kali ini.

Seperti yang kita ketahui, diskusi ini berangkat dari kegelisahan melihat banyaknya mahasiswi UIH yang merokok.

Mahasiswa UIH sendiri dibekali dengan berbagai kurikulum untuk senantiasa menanamkan nilai-nilai ke-Islaman kepada mahasiswanya, dari mulai mata kuliah tasawwuf, tauhid, fikih, ushul fikih, hadits, bahasa arab, Al-Qur’an dan masih banyak lagi mata kuliah-mata kuliah ke-Islaman lainnya.

Maka dengan nilai ke-Islaman yang telah coba dituangkan dalam visi dan misi UIH, diharapkan segenap civitas akademika UIH bisa mengamalkan nilai-nilai ke-Islaman yang coba ditanamkan oleh UIH.

Sayangnya, tidak semua yang dicita-citakan itu bisa terealisasi dengan sempurna. Nyatanya, meskipun UIH mewajibkan mahasiswanya berjilbab masih kerap dijumpai perempuan yang merokok bahkan di tempat umum.

Perilaku merokok sendiri memiliki stereotip negatif di kalangan masyarakat, terlebih jika yang melakukannya adalah seorang perempuan berhijab. Media jelas berperan besar dalam pembangunan citra negatif perempuan yang merokok

 Hijab  adalah penutup aurat yang merupakan salah satu syariat dalam agama Islam bagi pemeluknya. Hal ini menjadikan hijab sebagai salah satu identitas agama Islam dan memberi pandangan sekilas bahwa perempuan beragama Islam yang mengenakan hijab adalah pemeluk agama yang taat dan religius.

Secara ringkas dapat dikatakan bahwa berhijab adalah sesuatu yang sangat baik. Apalagi ketika perempuan itu juga kuliah di kampus yang menyandang nama”Islam”.

Sehingga perilaku merokok dengan pengenaan hijab merupakan dua hal yang kontradiktif. Perilaku merokok bagi perempuan dipandang negatif bagi sebagian masyarakat, sedangkan pengenaan hijab bagi perempuan beragama Islam dipandang positif.

Melihat fenomena tersebut, sebagian masyarakat merasa tidak nyaman melihat perempuan berhjab merokok terlebih di tempat umum, hal itu dirasa tidak sejalan dengan norma agama dan norma budaya yang tumbuh dan berkembang di masyarakat.

Baik, tanpa perlu banyak bercerita mari langsung kita dengarkan paparan mengenai fenomena ini oleh pemantik.

Ya, seperti itulah ulasan mengenai teks contoh moderator. Semoga bermanfaat.